6 Game Paling Kontroversial yang Dulu Sempat Bikin Heboh

Bukan cuma Syahrini ya yang bisa bikin kontroversi

:

Pengembang video game memang bebas membuat game yang mereka mau, asalkan game itu laku di pasaran. Kalau sama sekali nggak punya harapan buat dibeli dan dimainkan orang, buat apa juga dibuat.

Tapi kebebasan tersebut nggak lantas membuat semua game disetujui oleh para orang tua atau bahkan pemerintah di beberapa negara. Alasannya tentu saja karena ada beberapa game dengan konten yang nggak layak dimainkan gamer di bawah umur. Mungkin saat kecil dulu, kamu juga nggak bisa sepenuhnya bebas saat mau memainkan game semacam itu.

Tapi itu dulu…

Yup, karena saat ini kamu udah dewasa, pasti kamu udah mengerti mana perilaku yang benar dan mana yang salah. Dan tentu kamu udah paham kalau kamu nggak bisa meniru adegan yang berkonsekuensi hukum kalau dilakukan di dunia nyata.

Karena itu, sekarang kita ulas 6 game yang dulu sempat mengundang kontroversi ini. Kenapa? Karena sebenarnya sebagian dari game ini memang menarik buat kamu mainkan. Cuma sebagiannya lho…

1. Mortal Kombat

Sub-Zero
Warner Bros. Interactive Entertainment

Mungkin banyak dari kamu yang pernah memainkan Mortal Kombat bahkan ketika kamu kecil. Tapi apa kamu tahu, kenapa video game bisa punya rating atau kategori umur? Salah satu penyebabnya ya game Mortal Kombat ini.

Dengan adegan brutal yang banyak berhamburan (fatality), game ini mau nggak mau memang cuma cocok dimainkan orang dewasa. Jadi sebaiknya kamu ingat-ingat deh, kalau kamu pernah memainkan Mortal Kombat semasa kecil, kenapa kamu sampai bisa memainkannya? Hahaha.


2. Night Trap

312025
Sega

Alasan lain di balik munculnya rating ESRB. Dan seolah nggak cukup dengan melibatkan para orang tua yang cemas akan efek negatif yang ditimbulkannya, ia juga jadi bahan perdebatan panas di senat AS.

Sebenarnya game interactive movie ini cukup sederhana dan mirip film-film kelas B. Dalam Night Trap, kamu akan berusaha mencegah makhluk sejenis vampir memangsa sekumpulan gadis remaja. Caranya? Dengan menggunakan jebakan (trap).

Tapi di sinilah letak masalahnya, adegan-adegan jebakan yang diramu secara “realistis” itu mengandung kekerasan. Belum lagi jika menghitung adegan yang kurang senonoh lainnya. Karena hal itu pula, di kala itu Night Trap mungkin memang pantas mengandung titel kontroversial.

Oh ya, kalau kamu belum pernah memainkannya, Night Trap dirilis ulang di tahun 2017 lho.

3. Postal 2

maxresdefault
Whiptail Interactive

Banyak negara seperti Malaysia, Jerman, dan Selandia Baru melarang perilisannya. Banyak pula kritik yang mengutuk kekerasan berlebihan yang ditampilkannya.

Yup, game yang sedari seri pertamanya udah mengundang kontroversi ini bisa dibilang sebuah permainan yang seolah menyamarkan berbagai bentuk kekejian dalam sebuah video game. Bukan cuma adegan brutal terhadap manusia, bahkan hewan seperti kucing pun nggak ketinggalan dieksploitasi di Postal 2.

Kalau mau diringkas, Postal 2 adalah versi lebih gila dari GTA. Tapi yang nggak disangka, ada orang yang tertarik mengangkat game ini ke dalam layar lebar. Dan ia adalah orang yang sering disebut-sebut sebagai sutradara terburuk sedunia, Uwe Boll.

4. Rapelay

RapeLay-game
Illusion Soft

Semua orang yang waras mungkin nggak mau jika disebut sebagai pemerkosa. Tapi berbeda halnya dengan Rapelay. Karena sesuai judulnya, misi dalam game asal Jepang ini memang menyuruh pemainnya untuk melakukan perbuatan biadab tersebut.

Tapi jangan salah, jika kamu masih mau disebut orang normal, saya nggak menyarankan kamu buat repot-repot mencari game ini. Selain karena nggak ada yang spesial dari sisi cerita dan gameplay, kebayang gimana malunya ‘kan kalau kamu ketahuan memainkannya?

Anggap aja ini informasi bahwa ada suatu video game aneh yang memiliki “sisi gelap” dan menyebabkannya dilarang beredar di banyak negara. Meskipun begitu, sampai sekarang tetap saja ada pengembang yang niat menciptakan game dengan tema serupa Rapelay. Saya nggak akan kasih tahu judulnya.

5. Manhunt

Manhunt-ft
Rockstar Games

Lupakan game fenomenal sekaligus kontroversial dari Rockstar semacam Grand Theft Auto dan Bully, karena ada game yang jauh lebih brutal dari kedua nama itu. Yup, ia adalah Manhunt.

Memainkan Manhunt, kamu akan mengendalikan karakter bernama James Earl Cash, seorang narapidana hukuman mati. Sementara menanti hari hukumannya tiba, ia menerima tawaran untuk bisa bebas dari sosok misterius yang dijuluki The Director. Syaratnya, James harus membantai seluruh anggota suatu geng kriminal.

Dan itulah awal mula dari semua kebrutalan yang ada dalam Manhunt, karena James mesti menghilangkan nyawa musuhnya dengan cara yang sekejam mungkin. Dari mulai tongkat baseball, golok, sampai plastik, semuanya “halal” untuk dipakai sebagai senjata.

Kalau kamu masih ingat, tahun 2004 lalu, ada kasus pembunuhan remaja berusia 14 tahun di Inggris. Media lalu menduga kasus itu dipengaruhi oleh game kontroversial ini. Tapi beberapa waktu berselang, ditemukan bukti game ini nggak punya pengaruh apa pun. Ya, ternyata bukan pembunuhnya yang kecanduan memainkan Manhunt, melainkan korbannya sendiri.

6. Rule of Rose

Sony Computer Entertainment

Dulu, penyertaan konten kekerasan dalam video game bisa memicu kehebohan. Tapi, jika anak kecil di bawah umur menjadi subjek dan objek dari kekerasan, kehebohan yang muncul bisa lebih riuh lagi. Ya, Rule of Rose dimasukkan dalam kategori kontroversial karena melibatkan unsur perisakan/bullying pada karakter anak di bawah umur. Nggak cuma itu, game ini juga mengandung konten seksual meskipun nggak diperlihatkan secara terang-terangan.

Terlepas dari kontroversi yang menyertainya, Rule of Rose sebenarnya patut jadi rekomendasi buat kamu mainkan. Atau minimalnya tonton deh, karena gameplay dari game ini kadang sanggup bikin pemainnya frustrasi dan marah-marah sendiri.

Alasannya, karena Rule of Rose punya segi penceritaan yang brilian. Sisi musikalitas serta atmosfer horor yang unik dalam game ini pun layak mendapat acungan jempol. Terlebih saat kamu mendengar soundtrack-nya, kamu pasti setuju kalau musik dalam Rule of Rose salah satu yang terbaik dalam genre horor.

Hmm… apa ada lagi game kontroversial yang terlewat di daftar ini? Kalau kamu tahu, jangan malu-malu buat kasih tahu ya.

Komentar:

Komentar