15 Komik Horor Terseram yang Cocok untuk Menemani Malam Kamu!

Dibaca saat rumah kamu lagi mati lampu juga boleh. Sangat disarankan!

Kayaknya nggak perlu dibantah lagi kalau genre horor dibuat untuk menakut-nakuti penikmatnya. Banyak orang yang sudah membuktikan efek dari genre ini dengan menonton film atau membaca novel/cerpen. Tapi, bagaimana kiranya jika kita membicarakan tentang komik horor? Apakah efek horornya masih akan terasa kental bila dibandingkan film dan novel?

Eits, jangan salah. Banyak kok komik horor yang kualitasnya bagus. Contohnya seperti 10 komik horor ini, yang cocok untuk dijadikan bahan bacaan sebelum kamu tidur.

1. Ibitsu (Twisted)

via animeushi.com

Manga ini mengangkat inti cerita ala-ala legenda urban. Jika seorang pria lagi kurang beruntung, ia akan bertemu dengan gadis lusuh berpakaian ala Lolita tengah duduk sendirian di atas tumpukan sampah. Gadis Lolita itu kemudian akan bertanya pada si pria, “Apa kau punya adik perempuan?”

Jika pria yang ditanya menjawab “Tidak”, gadis Lolita itu akan membunuhnya. Tapi, jika jawabannya “Iya”, gadis Lolita itu akan menjadi adik dari pria tersebut. Ia akan menguntit pria itu, memasuki rumahnya diam-diam, membuatnya menderita, sebelum menghabisinya dengan cara yang sadis (twisted).

Satu-satunya cara aman adalah dengan nggak menjawab ketika gadis Lolita itu bertanya “Apa kau punya adik?”

Tapi sayang, karakter utama di Ibitsu menjawab “Iya”. Jawabannya itu akan mengundang kegilaan demi kegilaan yang dipertontonkan si gadis Lolita kala menguntit sang karakter utama. Apa yang dilakukannya selalu bikin saya bilang, “Iiiih… menjijikan!”

2. Emerging

via aminoapps.com

Seorang pria terlihat sedang berjalan di tengah ramainya suasana kota. Tapi nggak ada seorang pun yang menyangka pria itu bakal mengeluarkan darah dari matanya, jatuh dengan kesakitan, lalu tergelatak tanpa nyawa dengan darah bercucuran deras dari seluruh tubuhnya.

Itu jelas bukan kematian yang didambakan orang normal.

Emerging memang bukan komik horor yang antagonisnya berupa hantu atau pembunuh berantai. Tapi ia akan membawa kamu merasakan gimana wabah penyakit bisa menjadi teror yang menyeramkan. Untuk ukuran manga, ceritanya pun dibawakan dengan realistis!

3. Fuan no Tane (Seeds of Anxiety)

via japanator
via japanator.com

Sumpah, meskipun manga ini cuma terdiri dari kumpulan cerita-cerita pendek (pendek banget, rata-rata satu cerita selesai dalam lima halaman), tapi setiap ceritanya mampu membuat bulu kuduk merinding.

Nggak cuma dari sisi cerita, gambarnya pun bagus dan bisa membuat kamu merasa nggak nyaman melihat sosok-sosok penampakan yang dibuat oleh Makayama Masaaki ini.

Settingnya sering kali mengambil tempat-tempat yang dekat dengan kita, seperti rumah atau sekolah. Mungkin karena kedekatan itulah manga ini terasa semakin mencekam.

Setelah selesai baca Fuan no Tane, kamu bisa langsung lanjut ke Fuan no Tane+.

4. Kouishou Radio (PTSD Radio)

via buzzfeed.com
via buzzfeed.com

Manga yang dibuat oleh orang yang juga mengarang Fuan no Tane. Sama seperti Fuan no Tane, manga ini juga terdiri dari bagian-bagian cerita yang nggak memiliki hubungan satu sama lainnya. Yang paling penting, Kouishou Radio nggak kalah seramnya dari Fuan no Tane.

5. Shiki

via yogomi.com

Desa yang terisolasi dari dunia luar, kematian, misteri, dan vampir! Semua hal yang sering kita temukan di genre horor ada di Shiki.

Manga yang diadaptasi dari novel ini memulai kisahnya dari keluarga pendatang baru di desa terpencil. Anak kecil yang baca manga ini pun pasti sadar, ada yang nggak beres dari keluarga tersebut. Itu terbukti dari kematian mendadak banyak penduduk desa setelah datangnya keluarga misterius itu.

Saya merekomendasikan kamu untuk tonton anime-nya setelah baca Shiki versi manga. Atmosfer horornya bakal lebih terasa maksimal saat diiringi dengan soundtrack yang seram.

6. Hideout

via ladygeekgirl.wordpress.com
via ladygeekgirl.wordpress.com

Nah, kalau manga karangan Kakizaki Masumi ini masuk ke ranah horor-thriller atau horor-psikologis. Entah bagaimana pendapat kamu jika membacanya nanti, tapi Hideout bisa membuat perasaan bercampur aduk. Awalnya, kamu mungkin bersimpati pada sang karakter utama yang ingin membunuh istrinya sendiri. Tapi lama kelamaan, mungkin simpati itu bisa menghilang.

Alurnya yang maju-mundur terasa pas untuk membuat kamu penasaran apa yang terjadi pada masa lalu tokoh utama dan istrinya.

7. Aku no Kyouten (Lesson of the Evil)

via melinanime.land

Hasumi Seiji adalah guru tampan yang populer di sekolah tempatnya mengajar. Dlihat dari segala sisi, ia adalah sosok guru yang sempurna. Hampir semua siswa menyukai Hasumi, sampai-sampai mereka menyebutnya dengan panggilan sayang, “Hasumin”.

Tapi satu hal yang perlu kamu tahu, psikopat itu selalu terlihat seperti orang normal. Cepat atau lambat, Hasumin pun bakal membuka wajah aslinya yang tersembunyi di balik topeng guru karismatik nan populer.

Bab-bab awal manga ini nggak akan terlihat seperti cerita horor. Tapi bersabarlah, bakal tiba saatnya ketika kamu menerima kengerian dari psikopatisme Hasumin.

8. Zashiki Onna (Demon Stalker Woman)

via myanimelist.net
via myanimelist.net

Bayangkan jika kamu lagi enak-enaknya santai di kostan, lalu saat tengah malam tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar sebelahmu. Orang yang mengetuk itu perempuan. Tapi jangan mengira kamu mendapat durian runtuh, karena perempuan ini ternyata seorang stalker atau penguntit yang nggak akan melepaskan pandangannya darimu.

Mungkin pengarang manga ini, Mochizuki Minetaro, ingin mengingatkan pembacanya agar berhati-hati jika ada orang tidak dikenal mengetuk pintu apartemen atau kostan.

9. Kiseijuu (Parasyte)

Parasyte mungkin akan jadi kisah persahabatan antara manusia dengan alien, jika saja alien itu nggak berbentuk parasit yang bisa memasuki tubuh manusia dan mengambil alih kesadaran inangnya.

Adegan keji, darah, dan potongan tubuh manusia sering banget menghiasi pemandangan manga tentang invasi alien ini. Karena begitu alien mengambil alih tubuh kamu, makanan normal nggak akan lagi terasa nikmat. Para alien itu terpaksa menghabisi nyawa manusia untuk memakan badannya. Dengan kata lain, kanibalisme.

Seperti itulah elemen horor dari Parasyte: kanibalisme antara manusia dengan manusia, dan alien dengan alien!

via milkcananime.com

10. Another

via fanpop.com

Kematian menjadi tema utama dari komik horor yang brilian ini. Tapi kematiannya bukan karena peran pembunuh berantai, melainkan lebih ke arah faktor supranatural dan kutukan. Cara kematiannya pun diramu dengan cara yang kreatif pula, asli!

Seperti kebanyakan manga, karakter-karakter dalam Another diisi oleh anak SMA. Dan merekalah yang nantinya bakal tewas satu per satu karena sebab yang misterius.

Fokus kamu mungkin bakal terbelah saat membaca komik horor ini. Antara, 1) Ikut penasaran mencari tahu penyebab kematian para siswa SMA itu, 2) Penasaran sama identitas sesungguhnya dari Mei Misaki, siswa perempuan yang dianggap nggak pernah ada oleh seluruh teman sekelasnya.

11. Misu Misou (Hepatica)

via youtube.com

Apa yang akan kamu lakukan jika setiap hari dirisak oleh seluruh teman sekelas? Bagi Nozaki Haruka, pilihan terbaik adalah diam. Ia nggak mau bikin keluarganya khawatir karena masalah bullying di sekolahnya.

Tapi kesabaran orang itu pasti ada batasnya. Ketika Haruka nggak lagi bisa menahan perlakuan tolol teman-temannya, otaknya pun korslet. Buruan berubah menjadi pemburu, begitu pula dengan Haruka yang kini gantian memburu semua orang yang pernah merisaknya.

Dan ia nggak akan merasa puas jika target buruannya itu masih menghembuskan napas.

Mengusung tema horor psikologis, tensi yang dibangun Hepatica berkembang secara pelan. Tapi begitu mencapai bab-bab klimaksnya, kamu mungkin bakal turut mempertanyakan apa tindakan Haruka itu bisa dibenarkan?

12. Jisatsu Circle (Suicide Club)

via senpaimanga.blogspot.com
via senpaimanga.blogspot.com

Kalau kamu pernah membaca artikel tentang film thriller Asia, kamu akan menemukan nama Suicide Club berada di antara daftar. Yup, Suicide Club memang hasil adaptasi manga karya Furuya Usamaru ini.

Nggak beda jauh dengan filmnya, Jisatsu Circle mengisahkan tentang bunuh diri massal yang seolah menjadi tren di kalangan pelajar remaja.

13. Museum: The Serial Killer is Laughing in the Rain

via crunchyroll.com

Ditinggalkan oleh anak dan istri pasti jadi pukulan yang berat bagi seorang pria. Tapi belum juga pulih dari kenyataan pahit, detektif Sawamura dipanggil mesti menerima tugas untuk menyelidiki kasus pembunuhan. Seorang perempuan muda ditemukan nggak bernyawa di pelataran parkir. Tubuhnya sobek-sobek, seakan ia diterkam oleh binatang buas.

Dan di tengah pemandangan keji tersebut, polisi menemukan kertas berisi pesan dari pelaku pembunuhan: “Hukuman: makanan untuk anjing.”

Ide dasar untuk cerita Museum hampir-hampir mirip dengan film Se7en. Dan horor yang berbalut misteri kriminal selalu mengandung pesona yang bikin kita penasaran untuk menyelesaikannya. Itulah yang persis dilakukan oleh Museum; ia bisa bikin kita terus bertanya-tanya “Apa yang akan terjadi selanjutnya?”

14. Litchi Hikari Club (Lychee Light Club)

via myanimelist.com

Ini adalah manga yang kasih kesan nggak nyaman banget, kira-kira begitulah yang saya pikirkan saat membaca Lichi Hikari Club. Anak-anak SMP bertingkah seakan-akan mereka itu simpatisan NAZI? Wow! Karakter utamanya dengan mudah menyuruh teman-temannya yang sekaligus anak buahnya, untuk membantai orang-orang tak berdosa. Ya Tuhan, mereka itu masih anak SMP!?

Tapi, kalau dipikir-pikir, mungkin itu simbolisme yang menggambarkan bagaimana jika psikopat gila memegang kekuasaan. Kamu bisa lihat banyak contohnya di sejarah dunia, bukan?

Sedikit peringatan, manga ini mengandung banyak unsur sadistik.

15. Dragon Head

via neoverso.com
via neoverso.com

Perjalanan pulang dari karya wisata seharusnya terasa menyenangkan. Tapi bagaimana jadinya bila kereta api yang kamu tumpangi mengalami kecelakaan setelah gempa bumi besar. Walhasil, kereta pun terkubur di dalam terowongan yang runtuh.

Sepertinya itu jauh dari kata menyenangkan.

Apakah ada penumpang lain yang selamat? Ada, dua orang! Mereka adalah seorang teman perempuan dan seorang teman yang… agak gila.

Itulah keadaan yang mesti dihadapi oleh sang karakter utama dalam manga karya Mochizuki Minetaro ini. Dengan persediaan makanan dan oksigen yang makin menipis, apa yang akan dilakukan olehnya kemudian?

Bagaimana, sudah siap membaca deretan komik horor ini sebelum kamu tidur?

- Advertisement -
Shares 129

Komentar:

Komentar