Naik Kelas! Ini 10 Game Horor Android dengan Kualitas Setara Konsol

Kualitas game Android sekarang bukan kaleng-kaleng!

:

Saat ini dunia game tengah terpapar demam Resident Evil 2 Remake. Sayang, nggak semua gamer bisa mencicipi nostalgia menyenangkan dengan memainkan Mas Leon dan Mbak Ada Wong. Mobile gamer nampaknya harus gigit jari karena RE 2 Remake nggak dirilis sebagai mobile game. Mereka hanya sedikit kecipratan euforianya pada event yang hadir di game PUBG Mobile.

Tentu bukan karena Capcom nggak melirik pasar Android. Masalah kompatibilitas adalah isu utamanya. Resident Evil 2 Remake belum memungkinkan untuk dijalankan di platform mobile.

Eh, tapi jangan sedih dulu dong sobat 8-bit. Karena sebenarnya game mobile, khususnya yang bergenre horor, sudah jauh berkembang pesat. Bahkan ada game horor Android yang kualitasnya setara dengan game konsol. 10 game ini jadi buktinya.

1. Alien: Blackout

Jika konsol dan PC mendapatkan Resident Evil 2 Remake, sebenarnya Android juga kedatangan game remake dari franchise game horor legendaris, Alien: Blackout.

Di game ini kamu akan memainkan karakter yang memegang kendali ruang kontrol di stasiun luar angkasa. Kamu bertugas menjadi pemandu para awak yang masih selamat, ke tempat yang lebih aman dari kejaran alien yang disebut Xenomorph. Tapi kamu sendiri juga harus berjaga dari sergapan Xenomorph dengan menutup berbagai celah yang ada di ruang kontrol.

Gameplay-nya mirip dengan Five Night at Freddy’s, tapi Alien: Blackout menawarkan beragam inovasi dan nuansa yang berbeda. Berbasis Unreal Engine, Alien: Blackout membuat mobile game seakan naik kelas menjadi lebih berkualitas.


2. LifeAfter

NetEase beberapa tahun terakhir menjadi salah satu pengembang game yang cukup agresif di pasaran. Tak terhitung sudah berapa banyak game yang mereka rilis di berbagai platform dalam satu tahun terakhir.

Mereka juga mencoba peruntungan di genre horor dengan merilis Identity V untuk Android. Tapi game yang benar-benar memukau adalah LifeAfter. Gameplay dan grafiknya yang kece, membuat banyak orang nggak percaya game ini diperuntukkan untuk mobile. Ini game bukan kaleng-kaleng, Bos!

Selayaknya game bertemakan survival horor, dalam LifeAfter kamu dituntut untuk bertahan hidup dari serangan zombie di tengah dunia yang kacau dan cuaca yang ekstrem. Tapi karena berbasis Unreal Engine, LifeAfter hanya dapat dimainkan di smartphone dengan spesifikasi menengah ke atas.

Jadi buat kamu yang ponsel pintarnya masuk ke jajaran potato club, jangan coba-coba main game ini ya kalau nggak mau hp kamu meledak.

3. Hello Neighbor

Game yang satu ini pasti nggak asing lagi di telinga kamu. Hello Neighbor memang lebih dulu populer di platform PC, sebelum akhirnya dirilis ke pasar game mobile oleh tinyBuild.

Masih sama dengan versi PC, game stealth survival horor ini menuntut kamu untuk kepoin tetangga misterius. Udah kayak ibu-ibu komplek aja ya, hihi.

Selanjutnya kamu harus menyelinap ke rumah tetangga kamu yang menyeramkan. Tapi ingat, kamu nggak boleh tertangkap, karena kamu juga harus masuk ke ruang bawah tanah demi mengungkap “rahasia mengerikan”.

Hello Neighbor memang game yang patut dimainkan di Android. Pasalnya game ini menawarkan kengerian yang berbeda dibanding dengan game horor lain yang sering mengandalkan hantu atau monster. Hello Neighbor bisa menghadirkan mimpi buruk bagi kamu hanya dengan bapak-bapak berkumis baplang!

4. Bendy and the Ink Machine

Karya horor garapan TheMeatly Games ini juga jadi bukti yang menunjukkan kemajuan pesat kualitas game horor Android. Game ini pun dibanderol cukup mahal, sekitar Rp109 ribu, tapi harga tersebut terhitung pantas jika melihat kualitasnya.

Bendy and the Ink Machine berkisah tentang Henry, animator yang tengah mengunjungi studio  bekas tempat kerjanya. Tapi saat berada di sana, ia menemukan banyak keanehan yang terjadi. Ia bahkan nggak dapat keluar dari sana.

Untuk bisa keluar dan mengungkap misteri yang ada, kamu harus memecahkan teka-teki yang bertebaran. Itu nggak akan gampang, karena ada banyak monster yang akan menyerang kamu.

Meskipun grafiknya kartun, game ini tetap mampu menawarkan atmosfer horor yang maksimal lho.

5. CASE: Animatronics

Kamu yang pernah memainkan Five Night at Freddy’s pasti bakal menemukan kemiripan antara game itu dengan CASE: Animatronic.

Sama dengan Five Night at Freddy’s, dalam game ini kamu bakal terjebak di gedung tua bersama maskot animatronik iblis. Bedanya, di sini kamu adalah detektif yang tengah menyelidiki tempat tersebut, bukan penjaga keamanan. Meskipun akhirnya penyelidikan kamu berakhir jadi usaha bertahan hidup dari maskot animatronik yang ganas.

Menariknya, kamu bisa berjalan mengelilingi gedung tersebut dengan berbekal tablet yang berfungsi untuk melihat pandangan dari kamera pengawas. Kamu harus terus menghindar dan berlindung dari tempat yang didiami si animatronik.

6. Deranged

Resident Evil dan Silent Hill adalah dua judul game yang sering disebut sebagai rajanya genre horor. Tapi apa jadinya jika keduanya digabungkan menjadi satu kesatuan? Itulah yang dicoba dilakukan oleh Deranged.

Deranged bermula dari investigasi John dan Sarah untuk menemukan orang hilang. Alih-alih berhasil, mereka berdua malah terjebak di mansion terbengkalai. Hmm, jadi ingat mansion yang ada di Resident Evil ya. Sayang, John dan Sarah justru ikut-ikutan jadi korban hilang.

Di sinilah kamu akan mulai memainkan Edward, penderita skizofrenia yang ingin menyelamatkan saudara perempuannya, Sarah. Edward yang berperawakan mirip Leon Kennedy di Resident Evil, akan menelusuri mansion gelap yang dipenuhi zombie dan beragam monster mengerikan.

Nah untuk game yang satu ini, kawan-kawan berponsel kentang bisa sedikit bernapas lega. Deranged dapat dimainkan di ponsel cerdas dengan minimal sistem operasi Android Lolipop. Paling siap-siap saja buat merogoh kocek, soalnya game ini nggak gratis.

7. Reporter 2

Prekuel game ini menampilkan kisah seorang reporter yang menginvestigasi mansion tempat dilakukannya eksperimen rahasia nan berbahaya.

Kisahnya pun terus berlanjut di Reporter 2. Sang reporter yang sebelumnya berhasil selamat meski tak mendapatkan bukti berarti, kembali mencoba membongkar misteri setelah datang telepon yang memberitahukannya petunjuk baru.

Sayang saat investigasi awal, ia tertangkap oleh monster. Dan secara gaib, ia pun kembali terjebak di mansion yang dahulu pernah diinvestigasi olehnya. Tapi kini, mansion itu terasa jauh lebih mencekam.

Percaya atau tidak, game Android ini ternyata dibuat oleh developer indie A Gaming+ yang memang piawai dalam membuat berbagai macam game horor.

8. Nightmare Legends: Escape

Gimana rasanya jika kamu terjebak di dalam rumah yang didiami oleh makhluk jahat? Membayangkannya saja bikin merinding disko. Sekali salah langkah, nyawa kamu bisa melayang.

Tapi dalam Nightmare Legends: Escape, kamu akan mencicipi pengalaman tersebut.

Untuk bisa kabur dari rumah tempat kamu terkurung, kamu harus mencari beberapa kunci. Tapi perjuanganmu nggak akan mudah. Kamu nggak boleh berjalan seenaknya saat bermain. Jika karakter kamu berisik dan mengeluarkan suara, si makhluk jahat penunggu rumah akan menghampiri jika kamu nggak segera bersembunyi.

Nigtmare Legends: Escape punya konsep sama dengan game yang lebih dahulu terkenal, Granny. Tapi sebagai game horor android terbaru, ia menawarkan kualitas grafik dan gameplay yang lebih memuaskan.

9. Horrorfield

Kalau rekomendasi sebelumnya merupakan game offline, kali ini kita akan beralih ke game horor online. Horrorfield akan membelah pemain-pemainnya ke dua kubu yang saling berlawanan. Satu orang akan menjadi maniac; empat orang lainnya sebagai survivor.

Bermain sebagai maniac terbilang cukup mudah. Kamu hanya perlu menangkap setiap survivor  hingga tak tersisa. Tapi jika kamu bermain sebagai survivor, kerjasama tim bakal sangat dituntut. Nantinya beberapa orang akan bertugas mengecoh maniac, sementara survivor lainnya memperbaiki generator. Generator ini berguna untuk membuka pintu gerbang tempat kabur para survivor.

Hmm, kalau diperhatikan, game ini mirip permainan antara polisi dan maling ya.

10. Cube Escape: Paradox

Cube Escape: Paradox memang bukan game dengan genre horor yang mengutamakan grafik sebagai jualan utamanya. Gameplay dan cerita yang kelam adalah kekuatan dari setiap seri game Cube Escape, termasuk di seri terbarunya yang memakai sub-judul Paradox.

Sebagai detektif kamu bertugas menyelidiki sebuah kasus. Tapi sayangnya, kasus tersebut justru mengandung misteri yang bahkan bikin kamu sebagai detektif kewalahan. Banyak banget teka-teki dengan berbagai macam variasinya yang bertebaran. Suasana kengerian dan keputusasaan makin diperkental dengan simbol-simbol satanis dan musik yang mengalun pedih.

Meski terlihat seperti game biasa, kamu bakal geleng-geleng kepala setelah memainkannya. Semua aspek dalam game diperhatikan secara detail. Bahkan suara berat dari sang narator bisa membuat bulu kuduk merinding.

Meski belum benar-benar menyamai taraf dari game konsol dan PC, perkembangan game Android memiliki makin pesat tiap tahunnya. Bukan nggak mungkin beberapa tahun ke depan, diskriminasi platform akan pudar dengan sendirinya.

Tapi ingat ya, game Android yang kualitasnya bagus masih bakal sulit dimainkan di smartphone spek kentang, hihihi.

Komentar:

Komentar