Keseruan Popcon Asia 2018, dari Peluncuran Komik hingga Rumah Pengabdi Setan

Kamu datang ke sini nggak?

:

Popcon Asia 2018 memang sudah berlalu, dan keseruan-keseruan yang ada di sana pun tinggal kenangan. Tapi tak ada salahnya ya kita berbagi kenangan. Barangkali ada di antara kamu yang tak bisa hadir atau tak sempat berkeliling ke semua stage yang ada. Maklum, sebagai ajang pop culture terbesar di Indonesia, Popcon 2018 menghadirkan banyak banget stage.

Terus, apa saja┬ákeseruan dari ajang yang dihelat pada 22 – 23 September 2018 ini?

Peluncuran Komik

Komik merupakan salah satu pilar pendukung budaya pop. Dalam kesempatan yang digelar di ICE BSD ini, penerbit Gramedia Pustaka Utama meluncurkan komik yang diadaptasi dari salah satu novel best seller-nya.

Yup, novel Jingga & Senja karya Esti Kinasih yang diterbitkan pada tahun 2010 dipilih menjadi salah satu yang diadaptasi menjadi komik. Novel yang sudah terjual lebih dari 70 ribu eksemplar itu merupakan seri Jingga yang menceritakan tentang si kembar Ari dan Ata bersama Tari serta Angga di SMA Airlangga.

Jadi pengin beli komiknya/Selipan/Raja Lubis

Esti Kinasih mengaku senang karyanya bisa diapresiasi dalam bentuk komik. Harapannya, para pecinta novelnya bisa mencintai komiknya juga. Dengan demikian, bisa terjadi saling tukar menukar penggemar.

Dikatakannya lebih lanjut, pecinta novel bisa menyukai komik atau juga sebaliknya. Sehingga budaya literasi dan visual tetap bisa terjaga keberlangsungannya. Ya, semoga novel Esti yang terbit setelahnya, yakni Jingga dalam Elegi (2011), dan Jingga untuk Matahari (2016) bisa juga dibuatkan komiknya.


Peluncuran Teaser Trailer Film

Selain komik, pilar pendukung pop culture lainnya adalah film. Jadi sudah pasti dong PopCon Asia 2018 jadi ajang yang pas bagi produser film untuk promo. Dua film remaja yang tanggal tayangnya sudah pasti, yakni Generasi Micin (18 Oktober 2018) dan Dear Nathan: Hello Salma (25 Oktober 2018) menjadikan ajang ini untuk mengenalkan filmnya ke pengunjung melalui serangkaian acara seperti press conference dan meet & greet.

Siapa yang dapat tandatangan Ciccio Manassero salah satu pemain Dreadout?/Selipan/Raja Lubis

Tidak hanya dua film tersebut, Dreadout pun ikut serta ambil bagian. Di ajang ini, rumah produksi GoodHouseID resmi meluncurkan teaser trailer film yang diadaptasi dari game populer buatan anak negeri tersebut.

Satu lagi, rumah produksi Visinema mengumumkan projek terbarunya yang mengadaptasi komik Webtoon berjudul Terlalu Tampan, ke versi layar lebar. Visinema pun mengumumkan jajaran pemain utamanya mulai dari Ari Irham yang berperan sebagai Mas Kulin, Tara Budiman sebagai Okisena, Marcelino Lefrandt sebagai Pak Archewe, hingga penyanyi dangdut Iis Dahlia sebagai Bu Suk.

Wah tinggal tunggu teaser filmnya nih.

Game & Promo di Berbagai Booth

Secara garis besar, ajang PopCon Asia 2018 ini terbagi dalam 3 venue utama: Nusantara Stage, Celebration Stage, dan Battle Stage. Selain 3 venue utama, area convention diperuntukkan untuk booth para sponsor. Dan tentu setiap booth mencoba menarik pengunjung sebanyak mungkin. Tapi dari sekian banyak booth, yang paling menarik perhatian tentu yang ada aktivitas permainan di dalamnya.
Salah satunya adalah game Virtual Reality (VR) di booth film Foxtrot Six. Di sini pengunjung bisa merasakan bagaimana menjadi tokoh utama dalam film yang dijadwalkan tayang pada 2019 ini.
Selepas bermain VR, bisa juga berfoto di area ini/Selipan/Raja Lubis
Selain game, promo-promo menarik banyak dihadirkan oleh para sponsor. Syaratnya pun cukup mudah. Kita cukup unggah foto di akun Instagram dan mention sponsor, kita bisa bawa pulang goodiebag dan merhandise yang disediakan.
Salah satu aktivitas sponsor yang dipenuhi pengunjung/Selipan/Raja Lubis

Rumah Pengabdi Setan

Selain berkeliling mencari promo, masih satu aktivitas lain yang sayang kalau dilewatkan. Dengan harga Rp30 ribu, pengunjung bisa merasakan pengalaman menyeramkan di Rumah Pengabdi Setan. Di wahana itu kita akan merasakan bagaimana seramnya jika kita berada dalam situasi yang mirip dengan filmnya. Ya, properti yang ada di film pun turut dipakai dalam wahana ini lho.

Permainan ini sendiri semacam wahana yang meminta kita memecahkan teka-teki buat nolongin si Ibu. Dengan durasi 6-8 menit, memasuki Rumah Pengadi Setan adalah sebuah pengalaman baru yang tak terlupakan.

Mereka berdiskusi bagaimana menenangkan ibu sebelum masuk wahana. Nyanyiin lagu Kelam Malam aja kali ya/Selipan/Raja Lubis

Nah, itu beberapa keseruan yang ada di PopCon Asia 2018. Kalau kamu ada keseruan lain, boleh bagi di kolom komentar ya!

 

Komentar:

Komentar