Hei Maba, Jurusan Kuliah Mana Aja Sih yang Bakal Bikin Mimpimu Terwujud?


Saya adalah korban saljur. Gara-gara betotan brosur. Kuliah S1 keperawatan, disiapin kuliah di Aussie. Eh, jadi penulis ho ho .. hamba tak kan tertipu lagi setelah itu. Percayalah THERE’S NO SHORTCUT TO REAL SUCCESS!! Hanya gara-gara HASUTAN orang-orang di sekitarmu, kamu kuliah di jurusan yang lebih menjamin kesejahteraan. Mengacuhkan hati yang TAK RELA. Ck ck ck .. tragis nan ironis.

Pernah denger kisah  dokter perempuan yang ‘murtad’ profesi jadi pelukis?? Dia sampe berantem parah ama Ibunya (Semoga sekarang udah baikan). Coba Googling kalo gak percaya. Dia orang Indonesia kok. Saya dengernya di radio malam-malam lima tahun lalu.

Hx1RZq4oaV-okezone.com-

Berada pada jalur yang salah pilih tempat kuliah bukanlah the point of no return. Selalu masih terbuka kesempatan untuk mundur selangkah untuk maju pesat ke arah yang lain. Meski demikian kamu nggak perlu panik. Isyana sukses dengan suara emasnya. Najwa Shihab sukses dengan kecerdasan dan ketajaman berpikir kritisnya. Sandiaga Uno sukses dengan kegigihan dan kecerdasan berwirausaha-nya. Kamu juga bisa sukses dengan jalanmu sendiri!

cerita-17-jam-puasa-mahasiswa-indonesia-di-turki-klimg.com-

Well, tentu saja skenario paling baik bagimu adalah jangan sampai kamu terjebak dalam posisi tersebut. Apapun itu, dan apapun yang kau lakukan, pasti terjadi pengorbanan dan effort tambahan ketika kamu memutuskan untuk mundur dan pindah haluan. Belum termasuk resiko kamu tidak diterima di jurusan baru yang kamu inginkan. Padahal kamu sudah mengorbankan waktu untuk fokus yang ujung-ujungnya terpecah dua, karena tidak mungkin kamu melepaskan 100% pilihan yang sudah kamu tentukan sebelumnya.

maba2012_3649_prasetya.ub.ac.id-

So, untuk menghindarinya, kamu wajib memahami penyebab-penyebab utama yang menyebabkan kamu mengambil pilihan yang salah.  Banyak teman-temanmu Bilang prodi atau jurusan “anu” bagus, prodi ini jelek masa depannya. Dan kamu mengikuti kata teman-temanmu begitu saja.

Padahal dunia ini begitu luas, dipenuhi oleh banyak orang yang bisa kamu ajak bicara dan bertanya. Duniamu bukan hanya teman-teman sekelas. Bukan cuma orangtua.  Lihat dan rasakan!  Bahkan Bill Gates dan Steve Jobs adalah drop out dari universitas ternama, tapi mereka bisa membangun raksasa macam Apple dan Microsoft.  Jurusan yang dipilih nggak selalu menentukan.  Ya, bukan berarti kita jadi apatis sama kuliah setelah tahu ada orang-orang yang sukses meskipun mereka drop out.  Tapi coba lihat, apa persamaan mereka semua yang bikin mereka bisa jadi seperti sekarang?  

Mereka punya pikiran ingin maju.  “Saya ingin maju, saya ingin berkembang menjadi sesuatu yang saya inginkan.”  Hal inilah yang selama ini nggak pernah ditanamkan di benak pelajar Indonesia.  Kita terlalu biasa didikte bahwa profesi ini atau itu, atau jurusan ini atau itu bisa menentukan karir cemerlang.  Kita terbiasa mencari nilai, tidak berusaha memahami perjuangan keras untuk bisa memahami pelajaran.  Makanya keinginan untuk maju juga nggak ada. Nyontek sudah jadi budaya atau menggunakan cara cepat lain supaya bisa dapat nilai bagus, yang nantinya bisa dipakai untuk bisa mendapat sekolah atau universitas yang bagus.  Kita malah jadi lupa bahwa esensi belajar yang sesungguhnya adalah untuk membentuk karakter kita menjadi lebih matang, lebih siap menghadapi dunia apabla lepas dari jenjang pendidikan. 

8-keterampilan-yang-perlu-dikuasai-sebelum-klimg.com-

Jadi, jurusan apa sih yang sebetulnya oke buat kita?  Menurut saya nggak ada.  Setiap jurusan punya keunikan masing-masing, punya peran masing-masing yang bisa membangun negara kita tercinta.  Tinggal pola pikirmu saja yang harus diubah:  kamu mau masuk jurusan cuma sekedar gaya, atau kamu ingin bisa maju dan menjadi pribadi matang yang bisa berkontribusi untuk orang sekitarmu?

Guys, bisa jadi pilihan hatimu bertentangan dengan pilihan orangtua.  Pilihan orang tuamu pasti dilandasi doa dan pertimbangan.  Begitu pula dengan saran dari orang-orang lain yang jauh lebih memahami hal-hal detil tentang dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi.  Saran saya, daripada bingung, coba deh kompromi dengan mereka.  Kalo kamu sudah tau kamu tertarik dengan bidang apa, coba bicarakan baik-baik.  Minta pendapat.  Shalat istikharah bagi yang muslim.  Pasti kamu dapat pencerahan, kok.

mahasiswa-indonesia-di-as-masih-sedikit-okezone.com-

Buat calon MABA yang masih bingung, menurut saya nggak ada salahnya kok kamu mulai memilah-milah.  Kamu mungkin terpengaruh bahwa jurusan ini baik, jurusan itu jelek.  Nggak masalah kok, selama kamu sendiri yang memutuskan kamu mau masuk juruan apa.  Ingat, begitu kamu sudah mahasiswa, kamu sudah dipandang sebagai orang dewasa, alias kamu bertanggung jawab terhadap pilihanmu sendiri.     Saran saya, daripada ikut-ikutan temen coba pilih yang menurut kamu gampang dijalani.  Loh, kok gampang?  Ya iyalah, cari yang kira-kira sesuai dengan kapasitas kamu.  Jangan masuk kedokteran kalo kamu sebetulnya benci biologi.  Masuk ke sana biar dikagumi orang sekitar.  Pasti butek, saya jamin 1000%!

040532800_1432015858-Tips_langsung_dapat_kerja_setelah_liputan6.static6.com-

Persoalan rezeki itu tidak bergantung dari jurusan kamu, tapi usaha kamu! Kalau kamu masih takut dengan persoalan “Nanti aku bakalan kerja apa ya setelah lulus?” ; itu wajar banget. Yang berpikir seperti itu nggak cuma kamu, ada banyak, kok! Percaya saja, persoalan rezeki itu tidak bergantung kamu pernah kuliah di jurusan apa. Tetapi tergantung dari usaha kamu bagaimana.

Percayalah, Tuhan lebih tahu mana yang baik untukmu. Meski kamu telah berminat pada suatu hal dan ternyata jalanmu bukan di sana, percayalah, Tuhan jauh lebih tahu apa yang sebenarnya kamu butuhkan. Mungkin ini terdengar klise, “Tuhan memberikan yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan”. Ini bisa menjadi pedoman yang selalu kamu pakai dalam hidupmu. Ada dua kemungkinan mengapa kamu belum bisa mencapai apa yang kamu inginkan. Pertama, usahamu kurang keras.

Kedua, jalanmu MUNGKIN memang jalanmu bukan di sana, tetapi di tempat lain. Coba dipikir lagi, kalau memang kamu telah berusaha keras dan ternyata jalanmu bukan di sana, ya berarti ada jalan lain yang jauh lebih baik untukmu. Sesederhana itu. Setiap orang memiliki jalannya masing-masing.

JUST ENJOY YOUR JOURNEY,  Sob 🙂

Komentar:

Komentar