Dinamika Fenomena Jomblo dan Kiat Menyikapinya, NYESEL Gak Baca!


Di dunia ini. Di belahan bumi lain, di Negara maju. Atau di kampungmu. Mungkin ada cowok atau cewek yang udah 40 tahun ke atas, belum pernah pacaran dan belum nikah. Tapi hidupnya tetep bahagia makmur sentausa. Ya itu contoh ekstrem sih. Tergelitik oleh salah satu postingan di Kaskus. Artikel ke-2 hamba tampan yang pernah hina ini, mengulik masalah jomblo.

Kenapa Jomblo dilabeli status strata ngenes? WHY??

Img: 1mobile.com
Img: 1mobile.com

Padahal dari sudut pandang agama (terutama Islam). Single itu cendrung lebih minim maksiat. Hanya mungkin jadi lebih sering ‘olahraga tangan’ atau ‘ngurut’ di depan laptop. Ya. itu salah banyaknya, dari ke-uhuy-an jomblo. Saya sendiri sering menyesal dulu kenapa pas SMA dan kuliah. Jadi cowo rada chicken yang takut ngungkap. Pas nembak cewek, asal PDKT. Ditolak, sakitnya piluuuu banget. Ha ha emang kebanian dalam bertindak dan mengambil keputusan tetap butuh KALKULASI.

Saat orang-orang di  sekeliling kamu berduaan (dalam hal ini mereka belum nikah). Ingatlah, mereka sesungguhnya bersama syaiton. Dan sedang menyicil dosa kecil bernama perzinahan. Sedang kamu masih dilindungi Allah dari jatah dosa yang kebanykan orang sudah cicil. BETAPA BERUNTUNGNYA kamu!!

Img: dakwahjomblo.com
Img: dakwahjomblo.com

Hanya saja, yaa. Kebanyakan remaja atau dewasa muda gak (belum) sadar. Saya saja sudah menjomblo 27 tahun santai aja. Saya lagi giat-giatnya mengejar impian menulis novel yang lebih bagus dan lebih laris dari Harry Potter-nya J.K. Rowling.

Saya yakin seyakin-yakinnnya jika saya pacaran dengan asal pacar asal punya status pacar. Maka impian dari passion menulis saya tersebut akan tergerus hangus oleh: PERSIAPAN MENIKAH.

MBA

Sengaja saya bahas fenomena ‘ghaib’ jomblo di era sosmed ini dari sudut pandang lain yang amat lain dari Kaskus (saya pernah nulis artikel bagus di Kaskus, gak ditampilin. Payah). Jadi terima kasih pada Selipan.com yang sangat beruntung telah menampung penulis genius ini (anggap aja saya genius ya).

Dengan demikian saya lanjut ya. Oke, semakin kamu mencintai seseorang. Maka semakin  terburu-buru untuk menghalalkannya. Bagi yang masih punya secercah iman di dalam dada itu bagus sih. Tapi bagi belum bisa ngendaliin nafsu. Alhasil kamu dipastikan bakal segera bergelar MBA alias Married by Accident.

Sepupu dan teman saya sudah mengalami ini. Saya yakin, orang yang kamu kenal di lingkunganmu, ada juga yang terkena jebakan ini. Atau mungkin kamu sendiri.

Itu salah satu resiko pacaran loh. Di sisi lain, sisi aman jomblo adalah lebih aman dari resiko MBA. Kalau MBA ama cewek yang kamu suka. Ya gak masalah. Meski masalahnya akan lahir masalah lain. Seiring lahirnya bayi kamu. DUITNYA darimana cuy. Beli susu, medical check up, biaya makan, dan puyeng deh luu ..

Img: twentysomethingliving.com
Img: twentysomethingliving.com

Kalau orang tua dari salah satu mempelai kaya raya bagai Pak HT atau Pak CT. No problem. Tapi jika tidak. Welcome to hell. Nah, Sob. Kalau pacaran hati-hati ya. Tahan-tahan. Maen ‘manual’ dulu. Asal kamu tahu, pakai kondom pun. Tetap ada peluang bocornya sperma.

Sejauh ini saya harap kamu bisa serap. Sengaja saya hanya bikin tiga sub-judul, biar pembaca membaca baik-baik.

Kembali ke masalah impian tadi. Jika punya pacar yang setia dan support itu bagus. Tapi saya ragu ada mau menunggu sekian tahun saya impianmu terwujud. Terutama mereka yang berkecimpung di bidang seni. Termasuk Penulis, Pelukis, atau Penyanyi.

Tak ada jaminan sukses. Atau, jaminan sukses dalam wakytu dekatnya amat kecil. Kecuali mungkin Penyanyi, yang sudah punya wadah yang luas di Youtube, ajang pencarian bakat, dan sebagainya. Novelis? Ck ck, sulit. Siap-siap miskin aja dulu.

Pabila kamu punya pacar yang sedia dan setia menamanimu kala sengsara. Jangan lepas dia walau muka tak seberapa. Bersyukur banget. Karena pacar yang didapat setelah kaya, sulit diukur kesetiannya! Ceeeileee ..

Img: doktercinta.info
Img: doktercinta.info

Tapi itu bener kok. Nah .., dalam kasus jomblo. Ya, kamu makin FOKUS MEMBURU IMPIANMU. Maksudnya, kamu gak akan terlalu terdistraksi untuk me-maintainance romance relationship  dengan pacar beserta keluarganya.

Ini penghiburan yang klasik. Namun, jodoh itu pilihan dan KEPUTUSAN. Dan jangan kira jodoh itu cuma satu. Allah sebenarnya menyediakan banyak pilihan dcalon pasangan hidup buat kita. Saya dapat pemikiran ini dari Pak Mario Teguh. Analoginya seperti ini. di kelas yang duduki sekarang, jodoh yang tersedia ya mungkin cuma dua dengan kualitas di kelas sama.

Kamu naik kelas atau naik level kalau di game. Pilihan pasangan pasangan yang bisa kamu pilih sebagai jodoh makin banyak, tentu makin berkualitas. Logikanya, makin banyak cewek/cowok dengan kuliatas yang sudah lebih bagus juga yang kesengsem denganmu. begitu seterusnya.

Cewek yang pernah jadi jodohmu di kelas sebelumnya tadi. Bisa jadi pilihan jodohmu juga. Dengan syarat, di juga naik kelas kualitas.

Walau banyak juga contoh kehidan. Seseorang yang dari kelas berbeda, tetap bersatu. Dalam agama saya, Islam sekalipun mengajarkan untuk menikahi pasangan yang se-KUFU. Kufu adalah istilah dalam bahasa Arab, untuk setingkat, selevel, sepadan dan seterusnya.

Img: enaknyakebangetan.com
Img: enaknyakebangetan.com

Aku ragu kamu yang tamatan S1 mau nikah dengan orang hanya tamatan SD. Aku sangsi kamu yang berharta 100 juta. Mau nikah dengan orang yang berkekayaan 100.000 (terutama cewek).

Semakin dewasa dan berpendidikan. Cewek pun semakin kritis dan berlogika. Semakin lama seseorang men-jomblo semakin ia mandiri berdikari. Semakin hilang hasrat ia untuk membina rumah tangga. Ia celah yang harus diwaspadai kamu yang jomblo.

Kamu bisa nilai artis-artis yang udah kelewat matang tapi belum menikah. Cari aja di internet banyak. Sejauh yang saya analisa, itu sisi negatif terlalu lam men-jomblo. Saya juga terbersit ingin hidup melajang saja, saat sudah mapan nanti.

Ternyata di Luar Sana .. !!

Img: write-it-up.com
Img: write-it-up.com

Tapi Allah menunjukkan bahwa masih sangat banyak wanita di luar sana yang menginginkan saya, bahkan dengan keadan yang belum kaya saat ini. Momen gila itu kala saya secara iseng daftar di situs kencan serius (dengan tujuan menikah bukan hanya hook up) internasional. Percaya atau tidak, saya sudah punya lebih dari 1200 Admirer (pengagum yang mengirimkan surat cinta!). Itu hanya dari 2 Negara, China dan kawasan Russia, Ukraina. Ada satu Admirer saya dari Jerman.

Img: Mila dan anak keduanya yang baru lahir
Img: Mila dan anak keduanya yang baru lahir

Mila Jovovich yang main “Resident Evil” tahu kan? Dia berdarah Ukraina. Rata-rata secantik dia. Terlepas mereka benar-benar real atau tidak (di situs tersebut ada identity check and validation, jadi saya lumayan yakin mereka real). Saya menganggap itu sebuah prestasi dari seorang cowok yang udah berkali-kali ditolak cewek.

Saya juga Jones seperti beberapa dari kamu. Tapi percaya deh. Saat nanti kamu sukses mapan, tampang dan fashion jadi NO 2. Dan giliran cewek-cewek cakep yang bakal ngantri. Saya saya daftar di situs kencan internasional lain (yang serius juga), sekarang sudah punya lebih dari 300 fans yang menunggu balasan surat mereka.

Saya ingin nge-tes. Apa fenomena itu juga terjadi situs lain. Catat, usia mereka rata-rata 18-31 tahun. Ya pokoknya rata-rata masih muda banget. Namun riset saya belum mengkaji komparasi dengan cowok indo lain yang daftar di situs serupa.

Hipotesa temporer saya. Karena saya betul-betul beda, unik, (mungkin) menarik. Karena memang secara anatomis wajah saya gak jelek-jelek amat. Di mata bule-bule malah mungkin saya manis. Cowok-cowok bule juga banyak yang nikah dengan cowok indo yang hidungnya (maaf) pesek dan atau pendek. Kamu banyaklah contohnya.

Jadi kamu jelek? Di mata cewek-cewek bule mungkin malah kamu SEKSI! Dan mungkin jodohmu emang sama orang luar! Hayoo ..

Warning Buat Jomblo Cewek

Imag: klimg.com
Img: klimg.com

Kendati kasus jomblo jadi agak sedikit lebih pelik kalau kau cewek. Misal, Sis udah S2, kaya, dan punya segalanya. Pasti ruang lingkup cowok yang berani gebet Sis di spesifikasi tersebut. Karena rata-rata cowok gengsian, dengan jiwa kompetitif yang sukar diabikan. Kami tipe yang punya harga diri tinggi. Tergantung personality masing-masing sih.

Dari sini saya kemudian memahami. Kenapa kebanyakan cewek selalu menggebu-gebu mendesak cepat menikah. Itu baru satu faktor. Ada faktor ovarium yang terbatas dalam memproduksi ovum hingga masuk masa monopouse. Pengetahun buat cowok, cewek menjalani masa haid untuk membuah sel-sel telur (ovum) mereka yang telah mati bersama darah kotor.

Sedang spermatogenis (proses pembentukan sperma di testis/buah zakar) berlangsung seumur hidup. Kakek-kakek usia 90 tahun pun masih bisa menghamili wanita lho! Cuma masalah kualitas sperma, gairah ya disesuaikan saja dengan umur (meski ini pun debatable).

FYI, rahim cewek sudah siap mengembangkan fetus (janin) dengan baik di usia 21 tahun. Maka di usia ini cewek memang disarankan sudah boleh menikah. Buat cowok? Lagi-lagi, riset terkini meyakini. Kualitas sperma laki-laki bisa tetap super sepanjang hidup, selama ia sehat dan bugar.

Hingga saya bisa memahami ancaman laten jomblo abadi sebenarnya lebih besar ke cewek. Tapi tekanan sosialnya lebih tinggi ke cowok. Kenapa? Saya lebih suka Pembaca Selipan yang budiman beropini sendiri-sendiri. Nantikan artikel seru saya yang berikutnya. Mohon di-share ya ..

 

Komentar:

Komentar