Ini Dia 4 Tempat dan Waktu yang Tepat untuk Melihat Aurora Australis! Deket Kok!


:

Melihat aurora adalah satu dari sekian impian para traveler seluruh dunia. Ada dua jenis aurora, yang pertama adalah aurora borealis atau northern light dan yang kedua adalah aurora australis atau southern light. Nah, aurora yang kita bahas di artikel ini adalah aurora australis. Aurora ini dapat kamu lihat di daerah selatan seperti Tasmania, Selandia Baru, dan Antartika.

Proses terjadinya aurora australis ini pun nggak beda jauh sama aurora borealis, jadi aurora ini terbentuk ketika partikel dan atom surya bermuatan listrik di atmosfer bumi bertabrakan dengan gas seperti oksigen dan nitrogen, nah dari tabrakan tersebut, muncul gas yang memancarkan cahaya.

Jadi kapan nih waktu terbaik untuk melihat aurora australis? Kalau memprediksi waktu yang tepat sih memang sulit, tapi kamu bisa melihat situs Aurora Service yang memberikan perkiraan per jam berdasarkan data angin dan matahari secara real-time dari Advanced Composition Explorer (ACE), pesawat ruang angkasa milik NASA. Yang pasti sih, aurora australis mayoritas terjadi sekitar bulan Maret sampai dengan bulan September.

Lalu dimana saja tempat yang direkomendasikan untuk melihat aurora australis? Ini dia.

Queenstown, Selandia Baru

via chemc/iStock

Ada banyak tempat di Selandia Baru yang dapat dikunjungi untuk menikmati permainan cahaya aurora, misalnya Christchurch, desa kecil di Sungai Tekapo, dan lepas pantai Pulau Stewart yang terletak di bagian selatan. Tapi, satu tempat yang paling direkomendasikan adalah Queenstown. Di kota yang terletak pada tepi Danau Wakatipu ini, kamu bisa menikmati paduan cahaya hijau dan merah yang mengagumkan.

Gunung Wellington, Tasmania

via PhilKitt/iStock

Menurut sebuah agensi milik pemerintahan Australia, Australian Antarctic Division of the Department of the Environment and Energy,  kemungkinan untuk melihat aurora di Tasmania di langit malam hari yang cerah hanya sekitar 1 sampai dengan 2 persen pada bulan Oktober sampai pertengahan Maret, dan meningkat pada akhir Maret sampai dengan September. Nah, lokasi yang paling direkomendasikan untuk melihat tarian cahaya tersebut adalah Gunung Wellington, sebuah gunung yang terletak di bagian belakang ibu kota Tasmania, Hobart. Semakin tinggi kamu mendakinya, maka semakin sempurna juga lah pemandangan yang bisa kamu nikmati.

Victoria, Australia

via dannogan/iStock

Beralih ke Australia, lokasi yang paling direkomendasikan untuk menyaksikan kilauan cahaya hijau dan merah ini berada di Victoria, yang terletak di pojok tenggara benua Australia. Kalau lagi beruntung, kamu bakal bisa menyaksikan pemandangan seperti pada foto di atas sambil duduk santai di pinggir pantai.


Antartika dan Pulau South Georgia

via NOAA Photo Library – Flickr/Creative Commons

Jaraaang banget orang yang rela pergi ke pulau South Georgia atau benua yang diliputi oleh es, Antartika ini, apalagi di musim dingin. Tapi buat kamu para traveler pemberani yang mau dan rela pergi ke tempat tersebut pada saat aurora muncul, pemandangan dan pengalaman yang akan kamu dapatkan tidak akan pernah kamu lupakan seumur hidup. Tapi ya itu sih, kamu harus bertarung dengan dinginnya cuaca di 2 tempat tersebut. Kalau kamu pergi ke sana pada bulan Maret, kamu nggak hanya akan menemukan aurora, tapi kamu juga bisa menemukan paus bungkuk, paus sperma, dan paus pembunuh. Keren kan?

Nah, itu dia 4 tempat yang bisa kamu datangi kalau ingin melihat aurora australis. Faktor geografis yang dekat dengan Indonesia harusnya membuatmu makin bersemangat untuk pergi ke sana, apalagi buat kamu yang ngaku traveler sejati. Jadi, udah siap mau pergi ke sana?

Komentar:

Komentar