Makan Daging Steak Menyebabkan Alzheimer! Apa Alasannya?


Makan steak sudah menjadi bagian dari gaya hidup urban sehari-hari.  Dengan munculnya berbagai macam restoran yang menjual steak, baik dari yang paling murah sampai paling mahal menawarkan daging lezat yang diproses dengan membumbui lalu dibakar.  Daging sapi merupakan daging yang paling banyak dipakai untuk memasak steak karena mudah didapat dan steak daging sapi memiliki ciri khas tersendiri.

Namun makan terlalu banyak steak, terutama yang dimasak dengan tingkat kematangan well-done bisa berakibat buruk terhadap kesehatan.  Well-done sendiri merupakan tingkat kematangan dimana daging sapi tersebut dimasak hingga kelewat matang atau “over cooked.”  Ketika diproses, akan terbentuk suatu senyawa yang disebut sebagai glycotoxins.


Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh Icahn School of Medicine di Gunung Sinai, Amerika Serikat, memakan steak sapi yang tinggi dengan kandungan glycotoxins bisa menyebabkan efek jangka panjang yang cukup fatal.  Salah satunya, zat ini dikenal sebagai penyebab penyakit Alzheimer.

Percobaan melibat tikus yang memakan makanan yang mengandung glycotoxins tingkat tinggi yang disebut sebagai AGEs atau advanced glycation end products.  Inilah yang menyebabkan penyakit dementia meningkat dan juga berpengaruh terhadap masalah gerak tubuh dan kognitif ketika usia semakin bertambah.  Meski efek pada tikus tidak sefatal itu, tetapi efek pada manusia bisa jauh lebih berbhaaya.

Pada tikus yang dijadikan percobaan, terdapat pertambahan amyloid beta protein di otaknya.  Protein jenis ini merupakan protein yang sering ditemukan di otak penderita Alzheimer. Tim peneliti juga menemukan sejumlah AGEs dalam jumlah banyak pada 93 penduduk New York yang berusia di atas 60 tahun.  Penelitian ini berlangsung selama sembilan bulan.  Responden yang makan makanan yang dibakar memiliki AGEs lebih banyak di sirkulasi darah mereka dan juga mengalami masalah kognitif  dibanding yang tidak.

 

Studi ini sendiri masih berada di tahap awal dan jika semakin banyak ditemukan bukti, maka akan ada formula tersendiri untuk memasak daging yang benar.  Michael Woodward, peneliti dementia dari Austin Health di Australia mengatakan penelitian ini berguna untuk meneliti hal-hal apa saja yang bisa membahayakan tubuh, misalkan saja makanan yang terlalu berlemak, makanan kaleng dan digoreng mungkin juga bisa menjadi cikal bakal penyakit seperti dementia, diabetes, dan penyakit jantung.

Secinta apapun kamu dengan makanan satu ini, ada baiknya jika jumlah konsumsinya dikurangi karena bisa membahayakan tubuh.  Seimbangkan dengan kebutuhan gizi tubuh sehari-hari dan banyak berolahraga.

source: Distractify



Shares 0
Previous Sang Ayah Tidak Pernah Menjadi Inspirasinya Sampai Dia Tahu Rahasia Besar Sang Ayah
Next Mau Tau Kepribadian Gebetanmu? Temukan Di Status-Status Facebooknya