Buat Calon Ayah, Ini 5 Hal Yang Harus Kamu Ajarkan Ke Anak Lelakimu Nanti!


Orang tua mempunyai perannya masing-masing dalam mendidik anak laki-laki, entah itu ayah maupun ibu. Nah, kalau ibu mengajarkan cinta dan kasih sayang, lalu apa yang bisa diajarkan oleh kamu, para calon ayah? Ini dia 5 hal yang bisa kamu ajarkan ke anak laki-lakimu kelak.

1. Mengajari tentang menang dan kalah

via highstakesdb.com

Dalam menjalani kehidupan, kita tidak dapat melepaskan diri dari yang namanya persaingan kompetitif, entah itu hanya sekedar permainan atau dalam kehidupan kita yang sesungguhnya. Dan, tugas kita sebagai ayah (atau calon ayah), kita dapat mengajarkan kepada mereka bagiamana manisnya kemenangan dan bagaimana itu membutuhkan usaha yang tidak mudah. Kita juga harus mengingatkan kepada mereka bahwa dia tidak bisa selalu menang, dan apabila saat itu datang, dia harus mampu menerima kekalahan tersebut dan menyadari bahwa usahanya belum sekeras dan segiat orang lain.

2. Mengajari tentang cara bersikap terhadap wanita

via updatehunt.com

Meski ibu juga bisa mengajari anak mereka bagaimana bersikap kepada wanita, para ayah bisa melakukannya dengan lebih efektif melalui tindakan dan contoh nyata. Tunjukkan kepada mereka bagaimana saat kamu bersikap kepada istri, ibu, atau wanita lain di jalan. Dengan melihat contoh secara langsung, tidak hanya melalui internet atau kata-kata, mereka akan lebih mudah dan lebih cepat mempelajarinya.

3. Berbicara dari hati ke hati mengenai cinta

via media.ldscdn.org

Kata siapa menjadi ayah tidak bisa berbicara dari hati ke hati dengan anak lelakinya? Justru dari kamu lah dia bisa mendapatkan hal yang tidak bisa dia dapatkan dari ibunya. Dengan menceritakan kisah cintamu dan bagaimana kamu bertemu dengan istrimu, dia akan sadar bahwa tidak ada gunanya terburu-buru dalam menjalani cinta. Akan lebih baik baginya untuk menunggu sosok yang tepat dalam hidupnya daripada terburu nafsu belaka.

4. Mengajari kapan melawan balik dan kapan mundur

via e.fastcompany.net

Anak laki-laki berarti harus mampu menjaga dirinya sendiri dengan baik, namun bukan berarti dia bisa dengan mudah mengajak berantem setiap orang. Ajarkan dia untuk lebih tenang melihat situasi, tidak mudah terpancing atas provokasi orang lain, dan tahu kapan saat yang tepat untuk melawan balik. Kamu harus mengajarkan kepadanya melalui tindakan nyata bahwa hal seperti itu bukanlah tanda lelaki lemah. Karena lelaki yang kuat adalah dia yang mampu menahan diri, bukan yang gemar berantem.

5. Mengajari keahlian yang biasa dilakukan laki-laki

via huffingtonpost.com

Mulai dari sekedar memperbaiki saluran air yang mampet, mengganti ban mobil, sampai dengan skill pertukangan, itu adalah tugasmu untuk mengajari dia supaya tahu bagaimana cara melakukannya. Karena mau tidak mau, sudah seharusnya dan wajar bagi dia untuk tahu bagaimana cara melakukan hal-hal semacam itu.

Nah, kamu setuju nggak sama 5 poin di atas?

- Advertisement -
Shares 16
Previous 5 Tingkah Menteri Susi Ini Nyentrik Tapi Bikin Simpatik, Salut!
Next Anak Muda Masa Kini Pastinya Perlu Banget 4 Hal Ini Dalam Hidupnya! Buat Kamu Mana Yang Paling Penting?