Kamu sadar nggak kalau waktu dalam satu hari itu terbatas banget: cuma 24 jam!? Dari 24 jam itu, sebagian besar waktu kita dihabiskan sama rutinitas kerja/sekolah/kuliah, lalu tidur! Emang sih, ada akhir pekan, cuti, atau tanggal-tanggal merah dimana orang nggak perlu melakukan rutinitas sama sekali. Tapi biasanya apa yang kamu lakukan saat waktu-waktu tersebut? Kalau jawabnya cuma berleha-leha di rumah atau jalan-jalan di sekitar kota… sayang banget, bro.

Apa kamu nggak tergiur kalau liat foto travelling orang lain? Apa kamu nggak tertarik berpetualang menjelajahi tempat-tempat baru dan menambah pengalaman seru dalam hidup kamu? Bumi tempat kita tinggal ini penuh sama tempat-tempat yang bisa membuat darah kamu berdesir kencang saking indahnya. Jadi angkat bokongmu dari sofa yang nyaman sekarang, lalu siapkan bujet buat berwisata!

Nah, kalau kamu udah berencana buat berwisata, kamu bisa liat rekomendasi tempat wisata di nusantara lewat sini. Tapi kalau kamu berniat ke luar negeri, saya saranin kamu buat pertimbangin Cairns di Australia sebagai destinasi kamu.

Alasannya? Karena Cairns punya enam tempat keren ini.

 1.  Great Barrier Reef/Karang Penghalang Besar

01-scenery-great-barrier-reef-aerial_compressed
via qualia.com.au

Kita mulai daftar ini dari objek wisata yang juga menjadi salah satu tujuh keajaiban dunia. Kalau kamu mau tahu kenapa tempat ini bisa masuk keajaiban dunia, dan juga kenapa saya ngerekomendasiin banget tempat ini, begitu sampai di sana kamu mesti naik helikopter dan saksikan sendiri gimana menakjubkannya pesona yang dimiliki Great Barrier Reef.

Tapi tempat ini nggak melulu soal terumbu karang, lho. Great Barrier Reef adalah tempat kamu bisa menjelajahi dalamnya lautan dengan berbagai cara: mulai scuba diving dan snorkelling, sampai scuba doo. Kalau kamu belum tahu apa itu scuba doo, yang kaya gini nih:

Great_Adventures_Reef_Trip_Cairns_5
via everythingcairns.com

Asyik banget, kan? Coba kalau di rumah ada yang kaya gituan, lumayan buat pake nyelam di bak mandi.

Tapi buat kamu yang nggak mau basah-basahan, kamu juga masih bisa melakukan hal-hal seru lainnya. Mau nontonin paus dan lumba-lumba beraksi, silakan; mau menyusuri ke dalam laut dari balik kaca? Udah tersedia glass-bottomed boat untuk kamu; atau mau sekadar berjalan-jalan dan mengagumi panorama? Ini sangat disarankan, karena tempat ini merupakan kompleks terumbu karang terbesar di dunia dengan koleksi karang dan pulaunya yang bejibun! Sekalinya kamu ngambil foto di sini, dijamin deh orang lain yang liatnya langsung ngiler.

2. Hutan Hujan Daintree

discover-the-oldest-living-rainf-26094_1080x727_compressed
via thetourspecialists.com.au

Jika sebelumnya kita membahas tempat paling direkomendasikan, kini kita pindah ke hutan hujan tropis paling tua di seluruh dunia: Hutan Hujan Daintree. Pertapa sakti aja kalah tuanya sama hutan ini, karena usianya udah lebih dari 130 juta tahun!

Karena umurnya pula, kalau kamu mendatangi tempat ini kamu bakal menemukan nuansa tempo dulu; baik pepohon maupun faunanya terlihat eksotis. Bayangin aja, ada pakis zamia yang umurnya udah sekitar 600 juta tahun.

2057_26680_600
via australietours.com

Begitu berpaling dari tetumbuhan, selanjutnya kamu bakal terhibur oleh berbagai macam binatang unik. Sebutlah kasuari yang jumlahnya udah sedikit di dunia, kupu-kupu yang seakan datang dari negeri dongeng, kanguru musky-rat yang lucu, serta koala yang menggemaskan. Itu masih belum termasuk keberadaan burung-burung yang akan menyambutmu dengan kicauannya yang riang. Hati-hati, tahan keinginanmu membawa pulang hewan-hewan ini ya. Kalau nggak kamu bakal repot di bandara.

Dan sebaiknya kamu jangan pergi dulu sebelum liat jernih dan indahnya aliran Sungai Daintree. Kejernihan air yang mengalir di sungai ini sayang banget kalau kamu lewatkan gitu aja, karena yah… dengan semakin menjamurnya sungai yang terkena limbah dan polusi di kota-kota besar, pemandangan seperti yang ada di Sungai Daintree bakal cenderung sulit kamu temui jika udah pulang ke rumah, hehe.

3. Kuranda Scenic Railway

imageSrc.adapt.609.medium
via aussiespecialist.com

Destinasi selanjutnya adalah Desa Kuranda; sebuah desa yang punya nama lain Desa di Tengah Hutan Hujan. Desa ini pun bisa disebut tempat yang cocok disinggahi para pencinta belanja, karena di sana terdapat deretan galeri dan toko yang berisikan karya-karya pengrajin, produk berbahan bulu kanguru dan kulit buaya, serta pasar dimana kamu bisa membeli suvenir; seperti bumerang hingga batu opal dan perhiasan lainnya. Atau kamu mau bawa oleh-oleh pakaian? Di Kuranda juga berdiri toko-toko yang menjual produk fashion. Untuk menyebut di antaranya, Just Gorgeous dan Tantrika merupakan toko yang bisa kamu kunjungi di sana.

Selesai belanja, kamu bisa lanjut menikmati kekayaan fauna khas Australia di Birdworld Kuranda, Kuranda Koala Gardens, dan Australian Butterfly Sanctuary. Dan jangan lupakan juga buat mencicipi madu di Honey House Kuranda, manisnya permen di Kuranda Candy Kitchen, dan es krim buah bernuansa tropis di Kuranda Homemade Tropical Fruit Icecream. Ketiga tempat itu bisa dibilang ikonnya Kuranda lho, jadi pastiin kamu nggak lupa buat merasakannya ya.

Tapi nih kalau kamu mau ke Desa Kuranda, saya sarankan naik kereta Kuranda Scenic Railway. Kenapa? Karena kamu bakal ngelewatin pengalaman berharga nan seru kalau kamu nggak naik kereta ini. Kalau kamu makan nasi goreng tapi lupa makan kerupuknya, kurang afdol kan? Ini juga sama.

Emang sih perjalanan memakai jalur kereta ini cenderung nyeremin, karena kamu bakal ngelewatin banyak jembatan dan jurang yang bisa bikin kamu bergidik ngeliatnya. Tapi, tantangan “remeh” kaya gitu nggak ada apa-apanya dibandingkan pengalaman melihat langsung keelokan air terjun dan pegunungan di sekitar Taman Nasional Barron Gorge sambil duduk santai di dalam Kereta Kuranda. Dijamin deh, waktu selama sekitar satu setengah jam yang kamu habiskan di Kereta Kuranda bisa jadi pengalaman naik kereta paling dikenang dalam hidup kamu.

kuranda-scenic-rail-journey_qhk8r7
via wego.co.id

Satu saran saya, jangan ketiduran selama perjalanan.

4.  Hartley’s Crocodile Adventures

10278
via visualitineraries.com

Kamu masih inget sama acara bertema menaklukkan hewan liar yang dulu sering nongol di TV? Itu tuh… acara yang hostnya mendatangi hutan/rawa liar buat “mengecup ular di keningnya” atau “bermain bareng buaya”.

Nah, kalau kamu pengen tahu gimana adrenalin yang dirasakan para host acara itu, kamu bisa merasakannya di Hartley’s Crocodile Adventures. Tempat ini nggak lain nggak bukan merupakan tempat berkumpulnya hewan-hewan liar di Australia. Jadi nih, di sini kamu bisa naik perahu buat melintasi rawa yang dipenuhi buaya. Kamu nggak perlu bergulat dan menahan rahang para buaya itu, karena melihat mereka dari jarak dekat aja udah bisa bikin jantung kamu serasa mau copot.

Tapi tempat ini nggak cuma diisi sama buaya aja kok. Ada banyak hewan-hewan khas Australia lainnya seperti koala, reptil, dan quoll yang bisa kamu temukan. Satu-satunya yang nggak bisa kamu temukan di tempat ini hanyalah “buaya darat”.

5. Tjapukai Aboriginal Cultural Park

218543_home_hero
via aroundyou.com.au

Apa kamu pernah merasa penasaran gimana rasanya jika kamu menjalani kehidupan tradisional seperti suku Aborigin dulu? Kalau iya, kamu bisa menuntaskan rasa penasaran itu di Tjapukai Aboriginal Cultural Park. Mau itu siang atau malam, tempat ini terbuka buat kamu datangi.

Dan satu hal yang harus kamu tahu tentang Tjapukai Aboriginal Cultural Park adalah: tempat ini asyik banget!

child-boomerang-throwing_compressed
via tjapukai.com.au

Gimana nggak mengasyikkan, di sini kamu bisa belajar langsung cara memakai lembing atau bumerang. Bahkan, kamu juga bisa ikut merasakan gimana keseruan berburu dan mencari makanan di alam terbuka. Makanan yang dicari tentu aja hewan dan tumbuhan. Kamu nggak akan nemuin mie gelas tiba-tiba ada di tengah hutan. Cara tradisional, Bung. Bukan modern yang tinggal seduh.

Tapi nggak cuma senjata dan alat tradisional yang akan kamu temui di sini. Kamu juga akan diperkenalkan pada kebudayaan dan tradisi Aborigin; seperti memainkan alat musik tradisional (didgeridoo namanya), mencoreng muka, dan menyanyikan lagu-lagu berbahasa tradisional sebelum mengelilingi api unggun di malam hari.

6. Palm Cove

palm cove sunset_
via travelbeats.com.au

Puas mengunjungi lima objek di atas, malam harinya kamu bisa merilekskan otot dan bersantai di suasana pantai dengan mendatangi area Palm Cove. Bila kamu masih punya energi tersisa, kamu bisa ikut tur wisata malam di sini. Tapi jika kamu hanya ingin menikmati suasana, kamu bisa berjalan-jalan menyusuri deretan pepohonan di sisi pantai.

palmcove
via travelnq.com

Perut kamu keroncongan? Nggak perlu khawatir, kamu tinggal masuki restoran dan kafe yang ada di daerah itu, seperti Vivo Palm Cove, Chill Cafe, Reef House Restaurant, atau Nu Nu Restaurant.

Setelah itu, waktunya kamu beristirahat di hotel deh. Tapi pastiin kamu udah mesen kamar hotel dari jauh hari yah. Sekarang kan zamannya udah canggih. Kamu bisa cari hotel dengan tarif yang murah dan nyaman cuma pake ponsel dan ujung jarimu bahkan ketika kamu masih ada di Indonesia. Ujung jari tangan ya, jangan pakai ujung jari kaki atau ujung lidah. Tapi terserah sih, hehehe.

Gimana, Australia udah siap menyambut kamu nih. Kamunya udah siap belum buat liburan ke sana? Makanya mulai nabung buat liburan ke sana. Kalau bujet kamu pas-pasan, nggak usah nyari penerbangan yang mewah, cari aja tiket penerbangan yang pas dan sesuai sama keadaan kantong kamu. Oke!?

Shares 4K
Previous 10 Kebohongan Putih yang Seringkali Dikatakan Orangtua ke Anak Kecil
Next 6 Film Jepang yang Absurdnya Kebangetan, tapi Layak buat Kamu Tonton