Buat Kamu yang Pengen Memulai Debut Jadi Komentator Game/Let’s Player, Nih 8 Tips yang Bisa Kamu Pakai


Artikel ini bisa kamu anggap kelanjutan dari tulisan mengenai pekerjaan alternatif yang seru. Udah baca belum? Dalam salah satu poin di artikel itu, terdapat saran untuk menjajal pekerjaan sebagai komentator game atau let’s player.

Yup, kamu yang hobinya main game, pernah merasa tertarik buat sekalian jadi komentator? Kamu pasti udah tahu channel let’s play bisa jadi sumber pendapatan yang menggiurkan jika viewer dan subscriber-nya udah banyak. Jadi saya ulangi sekali lagi pertanyaannya; daripada sekadar mainin video game, apa kamu nggak tertarik buat sekalian dapetin pundi-pundi uang dari hobi kamu itu?

Tapi sebelum kamu bikin channel khusus let’s play, nggak ada salahnya kamu intip dulu tips biar jadi let’s player yang menarik ini. Sebagai pengingat, di sini saya nggak akan ngulas software buat mengedit dan peralatan rekomendasi buat sesi rekaman.

1. Pilih Game yang Emang Kamu Suka buat Dimainkan

children-593313_960_720
via pixabay.com

Kamu emang bisa milih game yang lagi populer buat kamu mainkan dan komentari, dan kamu berhak banget buat melakukannya. Tapi sebaiknya kamu nggak perlu memaksakan diri kalau kamu nggak suka-suka amat sama game tersebut. Hasilnya juga nggak akan 100% persen maksimal.

Maka dari itu, mendingan pilih game yang bener-bener kamu suka. Orang yang nonton pun bakal seneng liatnya kalau kamu antusias saat bermain. Terlebih lagi kamu bisa mainin game-game lawas yang menarik buat kamu. Jangan sangka, kalau gamenya emang bagus pasti bakal ada orang yang nonton channel kamu kok.

Saran lainnya, kamu bisa pilih game yang belum pernah kamu mainkan dan keliatannya seru buat kamu. Reaksi yang bakal kamu keluarkan tentunya bakal terlihat natural kalau kamu pilih “cara ini” (blind let’s play).

2.  Jadi Diri Sendiri

hands-on-controller
via pexels.com

Saya nggak punya maksud sedikit pun buat ngasih saran klise di sini.

Gini maksudnya, kalau misalnya kamu meniru habis-habisan gaya youtuber terkenal macam Pewdiepie, penonton juga bakal langsung nyadar kalau kamu cuma seorang peniru. Dan nilai kamu pun nantinya bakal jatuh di mata viewer. Daripada menjiplak seutuhnya, mendingan kamu ciptakan gaya kamu sendiri.

Tapi menemukan jati diri sebagai let’s player pun butuh waktu. Nggak perlu juga maksain diri buat menciptakan kata-kata khas atau gimmick di saat “karier” let’s play kamu baru seumur jagung, apalagi jika kamu menciptakannya secara mendadak saat tengah merekam. Nantinya belum juga apa-apa, penonton udah mulai bosan ngeliatnya. Jadi sementara kamu masih dalam proses menemukan gaya khas kamu, jadi diri sendiri aja dulu, murni semurni-murninya.

Bayangin kamu lagi main game seperti biasanya, tapi kamu juga harus ngomong dan kasih komentar tentang gamenya saat kamu lagi main. Ingat, komentar-komentar kamu harus menarik lho, karena penonton let’s play itu pengen dihibur.

3. Sapa Penonton di Bagian Pembuka

basketball-652459_960_720
via pixabay.com

Menjadi seorang let’s player artinya video yang kamu unggah itu bakal ditonton sama orang lain. Dan mereka itu berharga banget buat kamu. Kalau mau diibaratkan, mereka adalah sahabat kamu. Jadi nggak ada ruginya jika kamu sapa sahabat kamu di bagian pembuka video, bukan?

Satu saran lainnya, jika kamu ngebuat seri let’s play suatu video game, bakal lebih baik jika kamu buat semacam ringkasan dari sesi rekaman video sebelumnya di bagian pembuka. Hal itu demi memudahkan penonton dalam mengingat apa yang terjadi di episode sebelumnya. Nggak perlu panjang-panjang, dibikin singkat aja. Bahkan kamu bisa membuat ringkasan yang unik dan lucu. Apa kamu udah pernah liat let’s play-nya Cryaotic? Bisa dijadikan inspirasi, tuh.

4. Jadilah Komentator yang Menyenangkan buat Penonton, Bukan buat Diri Sendiri

playing-playstation
via pexels.com

Memuaskan semua orang itu bukan perkara gampang, tapi seenggaknya kamu bisa berusaha menyenangkan banyak orang. Dan apa yang dimaksud dengan menyenangkan itu? Tergantung dari sudut pandang mana kamu liatnya.

Contohnya, kamu bisa memainkan suatu game dengan nuansa yang serius dan nggak terlalu banyak ngoceh. Tapi sebagai gantinya, kamu mesti memberikan tips & trik yang berguna buat penonton, walaupun video kamu jatuhnya bakal lebih cenderung ke arah¬†walkthrough. Tapi yang namanya walktrough nggak akan terlihat semenarik let’s play.

Salah satu solusinya, kamu bisa komentari game sekaligus ngasih lelucon. Itu bisa jadi poin plus, karena penonton bakal terhibur nonton let’s play kamu. Tapi pastikan candaan kamu mengena dan bisa dimengerti viewers, serta nggak garing. Banyolan yang dipaksakan bakal terdengar nyebelin alih-alih menghibur.

Lalu usahakan juga untuk bersikap natural. Reaksi yang palsu dan berlebihan nggak akan begitu efektif dalam menghibur orang, apalagi jika reaksinya keliatan banget dibuat-buatnya. Misalnya, demi mengocok perut penonton kamu berpura-pura menjerit ketakutan dan panik saat melihat hantu. Padahal aslinya kamu nggak ngerasa ketakutan sedikit pun. Alih-alih ketawa, mungkin penonton bakal berpikir “Ni apaan sih orang…”

5. Beri Penonton Waktu untuk Menikmati Cutscene

silencing-mouths
via pexels.com

Karena nggak semua viewers suka jika let’s player terus-terusan ngomong saat cutscene lagi berjalan. Apalagi jika omongannya cenderung nggak lucu, padahal game yang lagi dimainkan punya jalan cerita yang bagus banget.

Kebayang keselnya kan kalau kamu lagi nonton film yang seru di bioskop tapi orang di sebelah kamu nggak berhenti ngoceh. “Tokoh-tokoh di film ini nggak ada yang pernah sekolah napa, gitu aja nggak ngerti. Eh bentar, penjahatnya ke mana, udah mati yah?” Mengganggu banget, kan?

Tapi nih, pastiin juga kamu…

6. Jangan Diam Terlalu Lama

night-television-tv-theme-machines
via pexels.com

Inti dari let’s play adalah membagikan pengalaman saat bermain game dengan orang lain lewat komunikasi. Orang yang rela menyisihkan waktunya buat menonton let’s play pastinya pengen tau apa yang dirasakan let’s player saat memainkan suatu game. Kalau kamu lebih sering diam (sekalinya buka suara, komentarnya singkat banget), gimana bisa berbagi pengalaman dan menghibur orang dong?

Suatu game pasti mengandung banyak adegan menarik. Mau nggak mau kamu mesti jeli dalam melihat situasi, lalu buat komentar atau guyonan cerdas dari situasi tersebut. Atau kamu juga bisa menghubungkannya dengan momen konyol dalam kehidupan pribadi kamu.

Intinya adalah berusaha agar penonton nggak bosen.

7. Akui Aja Jika Kamu Membuat Kesalahan atau Merasa Kesulitan

mistake-1966448_960_720
via pixabay.com

Kemungkinan terjebak dalam kebingungan saat berusaha memecahkan puzzle atau mencari jalan keluar di suatu game itu pasti ada, terlebih jika kamu baru pertama kali memainkannya. Kalau kamu berada dalam situasi seperti itu, edit/potong/percepat bagian dimana kamu tengah sibuk mencari petunjuk. Penonton emang bisa mempercepat video yang mereka tonton, tapi kamu bakal menolong mereka jika kamu bersedia meluangkan waktu untuk mengedit.

Lalu setelah kamu berhasil menemukan jalan keluar, padahal kuncinya ada di depan mata kamu sedari tadi misalnya, akui aja “kebodohan” kamu dengan cara yang jenaka. Penonton pun bakal mengapresiasi dan mungkin tertawa kecil saat mendengar pengakuan kamu. Mungkin…

8. Satu, Dua Hal yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Mengunggah Video

opening-youtube
via pexels.com

Ini sekadar tambahan sih, tapi percuma kan kalau kamu udah capek-capek ngerekam video yang bagus tapi jumlah pengunjung yang nontonnya minim. Makanya kamu jangan sampai lupa buat membagikan informasi tentang let’s play kamu. Caranya, kamu bisa ketok pintu rumah orang lain dan kasih tau mereka soal video let’s play kamu, kaya sales door-to-door gitu.

Hehehe, bercanda deng. Bagikan (atau share, bahasa yang lebih “umumnya”) aja di media lain, kaya media sosial, blog, atau website kamu. Lalu usahakan buat menjalin koneksi dan berteman dengan let’s player lain yang udah lebih dulu berkecimpung dalam bidang ini.

Kalau punya waktu, pertimbangkan juga buat membalas komentar viewer. Itu bisa jadi cara efektif untuk membangun hubungan dengan mereka. Dan untuk lebih memuaskan mereka, upload video kamu secara rutin dan berkala.

Semua hal butuh proses, nggak terkecuali jadi let’s player yang dikenali banyak orang. Tapi justru di situlah tantangannya. Jadi, udah siap buat menyemarakkan dunia gaming dengan video let’s play kamu?

- Advertisement -
Shares 68
Previous Tips Dekorasi Cantik & Hemat Biaya ala Dekoruma
Next Terungkap! Ini Loh 7 Faktor Yang Bikin Kulitmu Tetap Cantik dan Sehat Selama Bulan Puasa